Simulasi Penghitungan Modal dan Laba Usaha Depot Air Minum Isi Ulang

Simulasi Penghitungan Modal dan Laba Usaha Depot Air Minum Isi Ulang

Simulasi Penghitungan Modal dan Laba Usaha Depot Air Minum Isi Ulang – aqualuxairisiulang.com

 

Simulasi Penghitungan Modal dan Laba Usaha Depot Air Minum Isi Ulang – Bagi sebagian orang, memiliki usaha atau bisnis sendiri adalah suatu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, kita akan bekerja untuk diri sendiri, tidak bertanggung jawab kepada atasan karena kita lah atasannya. Sebagian orang juga ingin membuka usaha sendiri untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, banyak juga yang masih bingung mau membuka usaha apa. Salah satu jenis usaha yang bisa dibilang saat ini memiliki prospek cukup baik adalah depot air minum isi ulang. Mungkin ada yang menganggap remeh usaha ini, padahal laba yang bisa Anda dapatkan lumayan besar, lho. Mengapa demikian? Tentu saja karena permintaan orang-orang akan air tidak akan pernah berhenti. Lantas, berapa, sih, modal yang dibutuhkan untuk membuka depot air minum isi ulang?

 

Modal Usaha

Untuk merintis usaha air isi ulang tidak perlu mengeluarkan uang sampai ratusan juta, kok. Kurang lebih Anda perlu menyiapkan modal 18-20 juta. Nah, ini dia rinciannya.

  1. Pembelian peralatan = kurang lebih Rp16.000.000
  2. Bayar listrik = kurang lebih Rp150.000
  3. Pembelian galon, air, tisu = kurang lebih Rp2.000.000
  4. Biaya transportasi = kurang lebih Rp100.000
  5. Renovasi tempat = kurang lebih Rp1.000.000

Kalau ditotal, biaya di atas berjumlah Rp19.250.000. Perlu diperhatikan, biaya di atas bisa kurang dan lebih menyesuaikan beberapa hal, seperti kualitas peralatan dan biaya transportasi yang menyesuaikan tempat tinggal Anda dengan tempat pengiriman tangki air. Semakin dekat, tentu semakin hemat pula biayanya. Apalagi kalau tempat usaha sudah siap, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya renovasi. Bagi Anda yang tidak memiliki lahan, tentu saja Anda harus menyewa tempat lain, seperti ruko sebagai lokasi usaha. Biaya penyewaan ruko kurang lebih Rp15.000.000. Semakin strategis lokasinya, bukan tidak mungkin semakin mahal biaya sewanya. Tidak berhenti di situ, kalau Anda membutuhkan karyawan, tentu Anda juga perlu mengeluarkan gaji yang kurang lebih Rp750.000 sampai Rp1.000.000. 

 

Perkiraan Laba

Setelah menghitung modal, kira-kira berapa laba yang berpeluang Anda dapatkan dari usaha depot air minum isi ulang selama satu bulan? Misalnya, Anda menjual dengan harga Rp5000/galon sebanyak 50 galon dalam satu hari, maka Anda akan mendapatkan Rp250.000 per hari. Artinya, laba kotor yang Anda dapatkan selama sebulan ialah sebesar Rp7.500.000. Misalnya, biaya operasional yang Anda keluarkan dalam satu bulan sekitar Rp3.000.000, maka Anda berpeluang mendapatkan laba bersih sebesar Rp4.500.000. Dengan demikian, Anda bisa mengembalikan modal kurang dari lima bulan saja.

 

Tips Meningkatkan Penjualan

Untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya dan mengembalikan modal secepatnya, Anda harus berusaha untuk menguasai pasar. Dalam hal ini, Anda bisa menawarkan kerja sama kepada warung-warung di sekitar Anda. Jadi, Anda tidak hanya melayani pembelian satuan dari orang yang datang langsung ke depot Anda. Anda juga dapat memberikan pelayanan mengantar galon ke rumah pelanggan secara langsung. Pasalnya, banyak orang yang tidak sempat untuk membeli galon secara langsung. Namun, Anda harus menyiapkan kendaraan, minimal sepeda motor untuk mengantar galon kepada pelanggan. Selain dua hal itu, jangan ragu untuk memberikan penghargaan kepada pelanggan setia. Misalnya, Anda bisa memberikan gratis 1 galon setelah membeli 10 galon. Dengan begitu, pelanggan akan merasa dihargai dan menjadi pelanggan setia.

Perlu Anda catat, simulasi penghitungan modal dan laba usaha depot air minum isi ulang di atas tidak bisa disamakan di setiap daerah. Besaran modal tetap perlu memperhatikan banyak hal, seperti bagus/tidaknya peralatan, strategis/tidaknya lokasi usaha, dan sebagainya. Begitu juga dengan laba yang menyesuaikan kerja keras yang Anda lakukan.

Baca Juga : Mau Membuka Depot Air Minum Isi Ulang? Ini Peralatan yang Dibutuhkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *